Postingan

ada-ada saja

    Teruntuk tulisan ini, aku benar-benar terketuk untuk mengutarakan apa-apa agar segera pulih. Aku tidak yakin semua, tapi semoga mewakilkan. Sedikit mengutip,  "aku mencintaimu, itu sebabnya aku takkan pernah berhenti mendo'akan keselamatanmu" .   -Sapardi Djoko Damono.      Aku tau tulisan ini tidak bagus, tapi aku cukup puas bergelut dengan coretan. Setiap-setiap yang diutarakan, tak ada satupun kata pengkhianatan. Tidak apa-apa tidak ada jawaban, cukup aku saja yang menyuarakan.  Ada yang bersikeras tinggal di paru-paruku Hahaha, padahal aku saja yang tidak menyegerakan melepas Menghujam respirasi, sesak      Pamit paling pahit, cuma pamit untuk tidak menetap lagi. Tidak akan kembali adalah jawabannya.  Dimana aku bisa memesan lupa? Aku tidak bisa tidak ingat, sebab kau menawan serupa bunga dan sama kuatnya dengan serigala.       Ramadhan terakhir memang peraduan antara perasaan sedih dan senang. ...

maret kedua

[arsip 28 mar 19]      Hari ini adalah hari dimana kini semua menjadi mengerikan, rusuh, dan berantakan. Saat-saat inilah kamu, aku, dan yang lainnya dituntut tumbuh untuk mendewasa. Biarlah semesta acuh akan kenegatifan yang meraja, tapi kamu jangan sampai melupa tentang kemuliaan diri dan memberi penghargaan kepada sesama. Teruslah menebar energi-energi positif dan berani untuk berproses; melebarkan sayap mimpi.      Dariku, yang enggan melihatmu susah jika tetap meragu; cintaNya lebih nyata ketimbang perkiraan manusia yang hanya sampai di logika. Dan kini siapkan kaki, pundak, mata, dan hatimu untuk menyambut hari yang katanya bahagia. Tapi semoga, selanjutnya kamulah yang selalu bahagia dan membahagiakan.      Selamat bertambah usia, semoga pertambahan waktumu seiring dengan bertambahnya kebaikan-kebaikan; untukmu dan darimu untuk sesama. Semoga menjadi pribadi yang selalu menjadi contoh positif bagi insan lain. Keluh kesahmu d...

lekas pulih perasaan, segera

sedekat apapun manusia sedikit luka, jauh menjadi-jadi seketika lagi, dewasa masih jadi pelajaran ya, kudunya bisa tata hatinya. marah bukan jadi pilihan terakhir coba. bukan pilihan terakhir. pilihan tepat tetap sabar kali, keberapa kali aku sudah kena kalah saja, sebagai aku sebenarnya aku jatuh di hati apa jatuh pada nafsu semata ? aku belum mencintaiku . begitu ternyata bukan pengisi, bukan penutup apalagi ada peluang, ada celah yang harus diperbaiki begini dulu-dulu, pamit itu perlu sebab menunggu bukan keinginan karena setiap-setiap yang dilakukan berbarengan hingga akhrinya, maaf menjadi sebuah pilihan kata bung, adalah sejarah yang membuat masa depan belajar menghargai adalah luka yang membuat sehat belajar bersyukur adalah patah hati yang membuat jatuh hati belajar mendarat adalah kau yang membuat belajar menjadi 'aku' - - - banyak yang tak ridho, Allah pun tidak memendam. dendam, menjadi benci ada yang kosong berubah pendengki sepert...

maret pertama

Bukan tentang bagaimana kamu hadir.  Karena waktu sendiri yang meniris keadaan Seberapa kuat siapa yang bertahan  Diruang keheningan memikirkanmu adalah sering Kata Nina, ini racun. Datangnya bejibun,  perginya tidak santun  Sudah tau belum?  Perasaan terbaik adalah tidak merasakan apa-apa.  Tidak membuatku menyelam dalam kesenangan.  Juga tidak tenggelam dalam kesedihan.  Kalaupun ada rasa, biar saja ia berenang dalam ruang ke-rinduan Aku tidak suka rindu.  Sedikit menitik di detak, lalu menyebar banyak. Menghujam respirasiku, sesak.  Kadang juga sampai tersedak. Lebay memang Bersua memang obat terbaik Tapi saling mendo'a adalah terindah Yakin saja, keduanya akan selaras kalau juga ada ke-istiqomah-an Hehe, hiperbola Semoga selalu dalam bimbing dan ridhoNya. 

boleh aku rindu?

Kepada langit luas satu, Aku adalah satu bintang dari beribu-ribu; tidak buruk juga Kepada Sang pengantar titik temu Terimakasih untuk selalu menghadirkan sesak-sesak rindu Sadar dari mana berasal, tepat meletakkan dimana berada Adalah sinar-sinar yang senantiasa menemani proses pelebaran sayap mimpi Memberi bumbu-bumbu semangat, menjadikan utuh satu bukti juang Siapapun, boleh jadi mengetuk hati untuk pertama kali Ucap salam dipersilahkan, tinnggalkan pamit disematkan Singkatnya Sedang merasa sangat super benar-benar rindu kali ini oi Itu tadi, teriakan terkencangku dalam sunyi yang paling senyap Malam ini. Hehe 16 November 2018

tidak salah jatuh, semoga

Pikirku merasa malu, mataku, anganku, hatiku, lisanku pun, juga. Semoga ini bukan terketuk karena ego-ego yang masih berkeliaran. Lantas kepada siapa harus diutarakan? Mungkin aku sedang jatuh Sebut ruang hati kalau memang benar Menakutkan bila ketemu ujungnya nyaman. Semoga tidak menyelam apalagi sampai tenggelam Boleh tidak berbilang? membingungkan jika salah satu di antara dua tidak segera meredakan Kata lagu, Sedikit cemas banyak rindunya Kata guru, Sedikit berharap banyak ikhtiarnya Kata ortu, Sedikit meminta banyak bersyukurnya Ya Allah Yang Maha membolak balikkan hati seseorang Tolong dong, Labil nih :'( Semoga kita selalu dalam lindunganNya

sedikit banyak

Sudah lama ini, aku mulai tertawa  Tingkah anehmu yang terus terkenang Mengiung-ngiung di pikiran Sedikit bicara, banyak tingkahnya Belum lama ini, aku tercengang  Dalam akuan yang berbilang belum siap Bergemuruh di hati, belum terbiasa Sedikit marah, banyak diamnya Baru-baru ini, aku sudah terkagum Berlomba dalam kebaikan, mengurangi keduniawi an Tidak terasa, sudah terbiasa Sedikit main, banyak ibadahnya Ombak ocehan pernah melanda  Merasa iba, sedikit sejak itu Kalo diperhatikan, bukan. Sekilas saja Amarahmu hanya dipendam? Aku mengira-ngira Mungkin karena suasana Sedikit kesal, banyak sabarnya Siapa itu? Aku tidak tahu banyak, hanya sedikit Kalo begini terus rasanya, Allah ridho gak ya?